Thursday , April 15 2021

Telkomsel Catat 13 Ribu Penipuan Bermodus Minta OTP



Jakarta, CNN Indonesia – Telkomsel mengungkap sepanjang 2018 telah menerima 13 ribu aduan terkait aplikasi My Telkomsel. Salah satu penipuan adalah dengan modus meminta One Time Password (OTP) sedang marak terjadi. OTP merupakan kode informasi khusus yang dikirimkan melalui aplici ketiki log in ke applicazioni My Telkomsel.

VP Customer Care Management Telkomsel Andri Wibawanto mengatakan modus operasi penipu adalah dengan memasukkan nomor ponsel korban untuk log in di My Telkomsel. Dalam waktu yang bersamaan and menelepon korban untuk memint OTP agar bisa log in.

"Penipu telepon to pelanggan dan mengatakan dia dapat hadiah atau bonus dari Telkomsel." Penipu kemudian meminta OTP untuk mendapatkan hadiah. .

Andri mengatakan pengguna bisa menghubungi * 323 * 20 # apabila mendapatkan SMS terkait notifikasi aktivitas di My Telkomsel jika ada kegiatan tak dikenal.

"Penipu bisa langsung ter-log out otomatis dari aplicasi My Telkomsel dengan menghubungi nomor tersebut," ujar Andri.

VP Digital Experience & Business Insights Telkomsel Tuty Afriza mengatakan dalam waktu yang dekat Telkomsel akan mengeluarkan fitur biometric log in di aplicasinya.

Kendati demikian The menus are not mixed with the kapan fitur ini diluncurkan. Pasalnya, peretas di seberang sana dipastikan sudah siap mengambil ancang-ancang untuk menembus biometric ini.

"Pelanggan dapat menggunakan fitur biometric log In the wake of the yang decat. Tidak bisa ungkapkan kapan, kata Tuty.

GM External Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengedatkan kepada seluruh pengguna Telkomsel untuk selalu waspada terhadap beragam bentuk penipuan.

"Telkomsel tidak pernah memint data diri, password atau kode verifikasi kepada pelanggan untuk alasan vod pun. Data diri, password atau kode tersebut harus selalu dijaga kerahasiaanya seperti halnya PIN ATM atau banka," ujar Denny. (jnp / age)


Source link